Proses Pembentukan Bumi dan Tata Surya

Published 20 November 2011 by DindaAdzaniah

Proses Pembentukan Bumi

Bumi adalah satu satunya planet yang berda di ruang angkasa yang di tempati oleh para makhluk hidup berserta isinya. Bumi sendiri terbentuk karena adanya proses big bang atau dentuman dasyat yaitu proses dimana ada kabut raksasa yang sangat besar berputar pada porosnya setelah itu kabut raksasa itu meledak dan menyebabkan serpihan debu dan awan. Serpihan debu dan awan yang kecil-kecil menyebar keluar berbentuk bintang sedangkan bagian besarnya berkumpul dipusat membentuk cakram raksasa.
Bagian kecil yang berbentuk bintang tersebut mengalami kondensasi sehingga mmebentuk gumpalan-gumpalan yang dingin dan memadat, kemudian gumpalan-gumpalan tersebun berbentuk planet salah satunya yaitu bumi.
Sedangkan bagian besarnya meledak dengan dahsyat dan mebentuk nebula-nebula, nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti, kemudian membentuk sistem tata surya.
Kondisi bumi pada saat pembentukannya tidak sama dengan kondisi sekarang. Pada saat itu didalam bumi masih belum terdapat benua dan samudra. Tapi bumi mengalami diferensiasi. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam, sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan. Setelah itu bumi mengalami proses zonafikasi, tahap dimana bumi terbagi menjadi beberapa zona atau lapisan, yaitu inti besi yang padat, inti besi cair, mantel bagian bawah, zona transisi, astenosfer yang cair dan litosfer yang terdiri atas kerak benua dan kerak samudra.
Lapisan-lapisan bumi tersusun dengan rapi dari bagian terluar yang keras dan bagian terdalam yang cair. Bentuk permukaan bumi berbeda-beda, mulai dari daratan, lautan, pegunungan, perbukitan, danau, lembah, dan sebagainya. Bumi sebagai salah satu planet yang termasuk dalam sistem tata surya di alam semesta ini tidak diam seperti apa yang kita perkirakan selama ini, melainkan bumi melakukan perputaran pada porosnya (rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari (revolusi) sebagai pusat sistem tata surya

Tata Surya

Tata surya adalah kumpulan benda langit yang terbentuk dari proses big bang yang bentuknya berupa bintang-bintang. Serpihan luar kan menjadi planet-planet dan matahari dalam tata surya sedangkan serpihan yang besar yang terkumpul dipusatnya akan meledak dan membentuk nebula-nebula lalu menjadi galaksi yang sekrang di sebut Galaksi Bima Sakti.
Dalam tata surya terdapat matahari yang menjadi pusat tata surya. Matahari dikelilingi oleh planet-planet, ada delapan planet dalam tata surya yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars Yupiter, Sartunus, Uranus, Neptunus.
Planet-planet tersebut memiliki ukuran yang berbeda dan jaraknya terhadap matahari juga berbeda planet yang paling terdekat dengan matahari yaitu Merkurius sedangkan yang terjauhnya Neptunus. Planet-planet tersebut bergerak dari arah barat ke timur kecuali Venus dan Uranus.
Planet-planet tersebut bukan hanya mengelilingi matahari melainkan mereka juga berputar pada porosnya. Mereka tidak dapat menghasilkan cahaya sendiri melainkan memantulkan cahaya dari pusat tata surya yaitu matahari.
Selain matahari dan planet-planetnya dalam tata surya masih terdapat banyak benda langit, yaitu satelit, komet, asteroid, meteorid.
• Satelit
Satelit adalah benda langit yang mengelilingi matahari bersamaan dengan planet tapi benda satu ini juga mengelinlingi planet. Contohnya bulan salah satu satelit yang dimiliki oleh planet bumi. Bulan mengelilingi bumi dan menyebabkan bumi menjadi berganti siang dan malam. Selain mengelilingi bumi dan matahari bulan juga berputar pada porosya.
• Komet
Komet adalah benda langit yang mengelilingi matahari dengan orbit yang sangat lonjong. Komet terdiri atas es yang sangat padat dan orbitnya lebih lonjong daripada orbit planet. Komet menyemburkan gas bercahaya yang dapat terlihat dari bumi tetapi melihatnyatidak dapat dilakukan anya dengan menggunakan mata telanjang tetepi harus menggunakan teleskop
• Asteroid
Asteroid adalah benda langit yang mirip dengan planet. Asteroid hanya terdapat diantara planet Mars dan Yupiter.
• Meteorid
Meteorid adalah batuan-batuan kecil yang banyak dan melayang-melayang di luar angkasa. Meteoroid adalah benda langit yang dapat masuk atau berjatuhan memeasuki planet.
Benda-benda ini juga bersamaan dengan planet mengelilingi matahari. Benda-benda tersebut mengelilingi matahari tanpa saling bertabrakan karena adanya gaya gravitasi dan karena meraka mengelilingi matahari pada orbitnya masing-masing, orbitnyaa tidak berbentuk lingkaran melainkan berbentuk elips.

About these ads

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: