Perusahaan Multinational dan Lingkungan Internasional

Published 7 April 2013 by DindaAdzaniah

Perusahaan Multinational dan Lingkungan Internasional

 

                 Perusahaan Multinational adalah sebuah perusahaan internasional atau transnasional yang memiliki kantor pusat hanya disatu negara maju dan negara berkembang. Sebuah perusahaan dapat menjadi perusahaan multinational dilihat berdasarkan keuntungan untuk mendirikan produksi dan kegiatan-kegiatannya didalam lokasi asing. Contoh perusahaan multinational adalah General Motors, Coca-cola, Kirestone, Philips, Volskswegen, British Petroleum, Exxon, dan ITT.

                 Lingkungan Internasional bersifat luas dan multidimensional dalam menjalankan kegiatannya selalu meliputi unsure seperti Politik, Ekonami, dan Diplomasi.

 

  1. Perdagangan Bebas dan Alasan Internationalisasi

               Perdagangan bebas adalah sebuah konsep ekonomi yang mengacu pada Harmonized Commodity Description and Coding System (HS) yang ketentuannya sudah diatur dari World Costoms Organization yang pusatnya terdapat di Brussels, Belgium. Perdagangan bebas juga dapat didefinisikan sebagai perdagangan yang tidak adanya hambatan buatan yaitu hambatan yang diterapkan oleh pemerintah didalam perdagangan antar individu-individu dan perusahaan-perusahaan yang berada di Negara yang berbeda.

               Zona perdagangan internasional kebnayakan berada didunia ketiga mereka adalah zona istimewa dimana berapa halangan perdagangan normal seperti bea ekspor atau impor ditiadakan, birokrasi direndahkan dan perusahaan yang didirikan dizona itu diberikan diskon pajak.

               Biasanya zona ini ditetapkan dibagian yang kurang berkembang kerena perdagangan bebas ini diharapkan dapat menarik para pengusaha dan  mengurangi kemiskinan yang meluas diwilayah tersebut. Dan zona ini biasanya didrikan oleh perusahaan multinational untuk mendirikan pabrik. Contohnya zona bebas Jamaika.

               Alasan terjadinya Internationalisasi adalah :

  1. Dari segi pertumbuhan ekspor, produsen national menghadapi peluang pasar dalam negeri yang semakin terbatas.
  2. Terobosan melalui ekspor memperluas kemungkinan peluang bagi produk-produk mereka dinegara lain.
  3. Adanya peralihan dari dua actor menjadi multiactor.
  4. Karena terbentuknya penanaman modal asing secara langsung.

 

  1. Teory  Penanaman Modal Asing

               Teory penanaman modal sebenernya adalah terjemah dari bahasa inggris yaitu investment penanaman modal asing atau investasi sering digunakan dalam arti yang berbeda-beda

               Komamdin (1983) memberiakn pengertian investasi dalam tiga arti yaitu :

  1. Suatu tindakan untuk memberikan saham, obligasi atau surat penyertaan lainnya.
  2. Suatu tindakan membeli barang-barang modal.
  3. Pemanfaatan dari yang tersedia untuk produksi dengan pendapatan dimasa yang akan dating.

         Berapa factor yang dikemukakan oleh para ahli tentang factor yang mempengaruhi penanaman modal asing.

  1. Vemon (1966)

         Menjelaskan penanaman modal aing dengan model  yang disebut model siklus produk baru, dalam model ini introduksi dan pengembangan produk baru dipasar melalui tiga tahap yaitu:

                        Tahap 1 : diperlukan suatu hubungan yang erat antara kelompok desain, produksi, dan pemasaran dari perusahaan dan pasar yang dilayani.

                        Tahap 2 : pada waktu pasar dinegara lain mengembangkan karakteristik serupa dengan yang dipasar luar negeri dan produk tersebut akan diekspor ke luar negeri.

                        Tahap 3 : produk telah terbuat lebih baik denga standarlisasi.

  1. Robbock and Simmonds (1989)

      Menjelaskan penanaman modala asing melalui pendekatan global, pendekatan pasar yang tidak sempurna, pendekatan internalisasi, model siklus produk, produksi internasional.

  1. Alan M Rugman (1981)

      Menyatakan bahwa penanaman modal asing dipengaruhin oleh variable lingkungan lingkungan dan variable internalisasi. Variable lingkungan sering kali disebut keunggulan spesifikasi perusahaan keunggulan internal yang dimiliki perusahaan multinasional.

  1. John Dunning (1977)

      Menjelaskan factor-faktor yang mempengaruhi penanaman modal asing selalu melalui teori ancangan akletis menetapkan suatu set yang terdiri dari tiga persyaratan yang dibutuhkan bida perusahaan akan berkecimbung dalam penanaman modal asing, yaitu keunggulan spesifikasi perusahaan, keunggulan internalisasi, keunggulan spesifikasi Negara.

 

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: