Kodifikasi, Subyek, dan Objek Hukum serta Hak Kebendaan yang Bersifat Pelunas Hutang

Published 6 Oktober 2013 by DindaAdzaniah

Kodifikasi, Subyek, dan Objek Hukum serta Hak Kebendaan yang Bersifat Pelunas Hutang

Kodifikasi adalah pembukuan yaitu sebuah kumpulan buku yang berisi aturan hokum, bahan-bahan hokum, pendapat hokum, dan juga aturan hokum. Kodifikasi hokum sebuah pembukuan yang berjenis hokum didalam kitab undang-undang yang lengkap dan sistematis. Ditinjau dari bentuknya hokum dapat dibedakan atas :

  1. Hukum tertulis yaitu hokum yang dicantumkan berbagai peraturan –peraturan.
  2. Hukum tidak tertulis yaitu hokum yang masih hidup dalam keyakinan masyarakat,tetapi tidak tertulis anmun berlakunya ditaati seperti suatu peraturan perundangan.

Menurut teori ada 2 (dua) macam kodifikassi hokum, yaitu :

  1. Kodifikasi terbuka

Kodifikasi ini adalah kodifikasi yang membuka diri terhadap terdapatnya tambahan diluar induk kodifikasi.

  1. Kodifikasi tertutup

Adalah semua hal yang menyangkut permasalahan dimasukkan kedalam kodifikasi.

Norma adalah kaidah, ketentuan, aturan, criteria atau syarat yang harus dipatuhi oleh oleh warga masyarakat dalam bertingkah laku sehingga terbentuk kehidupan masyarakat yang tertib. Norma atau kaidah adalah ketentuan yang menjadi penduan dalam bertingkah lagu dalam kehidupan bermasyarakat. Norma atau kaidah berisi anjuran untuk berbuat baik dan larangan untuk berbuat buruk.

Norma-norma yang berlaku dimasyarakat ada empat macam yaitu :

  1. Norma agama, yaitu  peraturan untuk manusia yang dibuat oleh TUHAN yang berisi perintah dan larangan.
  2. Norma moral atau kesusilaan, yaitu peraturan hidup yang bersumber dari hati nurani.
  3. Norma kesopanan, yaitu peraturan yang bersumber dari pergaulan hidup.
  4. Norma hukum, aturan social yang dibuat oleh lembaga-lembaga tertentu, misalnya pemerintah.

Subjek hukum adalah segala sesuatu yang dapat mempunyai hak dan kewajiban untuk bertindakan dalam hukum. Subjek hokum terbagi atas 2 (dua) jenis yaitu :

  1. Subjek Hukum Manusia

Orang yang mempunyai kedudukan yang sama sebagai penduduk dan mendapatkan hak dan kewajiban yang sama. Ada juga seorang penduduk yang tidak menjadi subjek hukum karena tidak cakap dalam melakukan perbuatan hokum yaitu :

  • Anak yang masih dibawah umur, belum dewasa, dan belum menikah.
  • Orang yang berada dalam pengampunan yaitu orang yang sakit ingatan, pemabuk, pemborosan.
  1. Subjek Hukum Badan Usaha

Suatu perkumpulan atau lembaga yang dibuat oleh hukum dan mempunyai tujuan. Badan usaha mempunyai syarat-syarat yang telah ditentukan oleh hukum yaitu :

  • Memiliki kekayaan yang terpisah dari kekayaan anggotanya.
  • Hak dan kewajiban badan hukum terpisah dari hak dan kewajiban para nggotanya.

Objek hukum adalah segala sesuatu yang bermanfaat bagi subjek hukum dan dapat menjadi objek dalam suatu hubunagn hukum. Jenis objek hukum yaitu berdasarkan pasal 503-504 KUH perdata disebutkan bahwa benda dapat dibagi menjadi 2 (dua) yakni :

  1. Benda yang bersifat kebendaan

Suatu benda yang bersifat dapat terlihat, diraba, dirasakan dengan panca indera, terdiri dari benda berubah atau berwujud yang meliputi :

  • Benda begerak atau tidak tetap
  • Banda tidak bergerak
  1. Benda yang bersifat tidak kebendaan

Adalah suatu benda yang dirasakan oleh panca indra saja (tidak dapat dilihat) dan kemudian dapat direalisasikan menjadi suatu kenyataan.

Hak kebendaan yang bersifat sebagai pelunas hutang adalah hak yang melekat pada kreditur untuk melakukan ekekuasi kepada benda yang diajdikan jaminan. Penggolongan jaminan berdasarkan sifatnya dapat dibagi menjadi 2 (dua) yaitu :

  1. Jaminan yang bersifat umum
  • Benda tersebut bersifat ekonomis (dapat dinilai dengan uang)
  • Benda tersebut bisa dipindahtangankan haknya pada pihak lain
  1. Jaminan yang bersifat khusus
  • Gadai
  • Hipotik
  • Hak tanggungan
  • Fidusia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: