Hukum Perdata

Published 25 Oktober 2013 by DindaAdzaniah

Hukum Perdata

 

Hukum perdata adalah aturan yang mengatur hak, kewajiban, dan kepentingan antar individu dalam masyarakat. Berikut ini pengertian hukum perdata menurut para ahli :

  1. Ronald G. Salawane

Hukum perdata adalah seperangkat aturan-aturan yang mengatur orang atau badan hukum yang satu dengan orang atau badan hukum yang lain didalam masyarakat yang menitik beratkan kepada kepentingan perseorangan dan memberikan sanksi yang keras atas pelanggaran yang dilakukan sebagaimana yang telah ditetapkan dalam kitab undang-undang Hukum Perdata.

  1. Prof. R. Soebekti, S.H

Hukum perdata adalah semua hak yang meliputi hukumprivat materiil yang mengatur kepentingan perseorangan.

  1. Sudikno Martokusumo

Hukum perdata adalah hukum antar perorangan yang mengatur hak dan kewajiban perseorangan yang satu terhadap yang lain didalam hubungan berkeluarga dan dalam masyarakat.

  1. Sri Sudewi Masjchoen

Hukum perdata adalah hukum yang mengatur kepentingan warga Negara perseorangan yang satu dengan perseorangan yang lain.

  1. Prof. Soediman Kartohadiprojo, S.H

Hukum perdata adalah hukum yang mengatur kepentingan perseorangan yang satu dengan perseorangan yang lain.

 

Hukum di Indonesia merupakan campuran dari system hukum Eropa, hukum Adat, dan hukum Agama. Berbasis pada hukum Eropa karena aspek sejarah masa lalu Indonesia yang merupakan wilayah jajahan Belanda yang disebut Hindia Belanda. Hukum perdata di Indonesia juga berbasis pada hukum Adat karena di Indonesia masih meneruskan atauran-aturan setempat dari masyarakat dan budaya-budaya yang ada diwilayah nusantara. Selain itu juga terdapat hukum Agama karena sebagian besar masyarakat Indonesia menganut islam, maka domisi hukum atau syari’at islam lebih banyak. Kitab undang-undang hukum perdata terdiri dari empat bagian, yaitu :

  1. BukuI I tentang orang, mengatur tentang hukum perseorangan dan hukum keluarga. Yaitu hukum yang mengatur status serta hak dan kewajiban yang dimiliki oleh subyek hukum. Antara lain mengenai kelahiran, kedewsaan, perkawinan, keluarga, perceraian dan hilangnya hak perdata.
  2. Buku II tentang kebendaan, mengatur tentang hukum benda. Yaitu hukum yang mengatur hak dan kewajiban yang dimiliki subyek hukum yang berkaitan denagn benda. Antara lain hak-hak kebendaan, waris dan perjaminan.
  3. Buku III tantang perikatan, mengatur tentang hukum perikatan atua sering disebut perjanjian. Yaitu hukum yang mengatur tentang hak dan kewajiban antara subyek hukum dibidang perikatan. Antara lain jenis-jenis perikatan, dan syarta-syaratan dan tata cara pembuatan suatu perjanjian.
  4. Buku IV tentang daluarsa dan pembuktian, mengatur hak dan kewajiabn subyek hukum dalam mempergunakan hak-haknya dalam hukum perdata dan hal-hal berkaitan dengan pembuktian.

 

Hukum perdata Belanda berasal  dari hukum perdata Prancis yaitu yang disusun berdasrakan hukum Romawi ‘Corpus Juris Civilis’ yang pada waktu itu dianggap hukum yang paling sempurna.

Sewaktu Prancis menguasai Belanda kedua kodifikasi hukum perdata diberlakuakn dinegeri Belanda hingga tahun 1813. Pada tahun 1814 Belanda mulai menyusun kitab undang-undang hukum perdata berdasarkan kodifikasi hukum Belanda yang dibuat oleh J.M. Kemper.

Keinginan Belanda baru bisa terealisasi pada tanggal 6 Juli 1880 dengan membentuk dua kodifikasi yang diberlakukan pada tanggal 1 Oktober 1838 dan menyebabkan pemberontakan di Belgia.

            Hukum perdata di Indonesia awalnya berlaku hukum perdata barat (Belanda) yang aslinya berbahasa Belanda dikenal dengan Burgerlijk Wetboek. Hukum ini dicabut dan digantikan dengan undang-undang RI pada tanggal 30 April 1847 melalui Staatsblad No. 23.

Setelah Indonesia merdeka berdasarkan aturan pasal 2 peralihan Undang-Undang Dasar 1945, KUH perdata Belanda masih berlaku sebelum diganti dengan undang-undang baru berdasarkan Undang-Undang Dasar ini.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: